BOJONEGORO – Insiden kecelakaan lalu lintas di pertigaan Desa Pacul, Jalan PUK Bojonegoro–Dander, berujung aksi anarkis warga pada Minggu (15/3/2026) siang.

Seorang sopir truk trailer menjadi sasaran amuk massa setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak seorang pengendara motor hingga luka-luka sekitar pukul 13.00 WIB.

​Ketegangan sempat memuncak di lokasi kejadian saat sejumlah warga yang tersulut emosi nekat melayangkan pukulan ke arah sopir truk trailer bernopol S 8599AG, Heri Supriyanto (39).

Berdasarkan video amatir yang beredar, aksi tersebut dipicu oleh kekesalan warga yang menilai sopir tidak mengindahkan peringatan untuk memperlambat laju kendaraan di kawasan yang ramai aktivitas penyeberang tersebut.

​Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan kronologi bermula saat sepeda motor Honda Beat bernopol S2607 AB melaju dari arah selatan ke utara. Motor yang dikendarai oleh Mudjiono (66), warga Desa Campurejo, bermaksud belok ke kanan saat tiba di pertigaan. Namun, pada saat bersamaan, truk trailer yang dikemudikan Heri melaju searah di belakangnya.

​"Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat terhindarkan, tabrak belakang" ungkap Ipda Septian.Minggu (15/3/2026).

​Salah seorang saksi mata, Khoiri, menyebutkan bahwa sebelum tabrakan terjadi, warga sebenarnya sudah memberikan aba-aba agar truk tersebut mengurangi kecepatan.

"Sudah diingatkan supaya pelan-pelan karena banyak orang menyeberang. Tapi tetap ngebut, akhirnya terjadi kecelakaan," ujarnya.

​Akibat benturan keras itu, Mudjiono mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi warga ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Sementara itu, pihak satlantas Polres Bojonegoro segera mengamankan sopir dan truk dari amukan massa.

​Saat ini, kasus kecelakaan beserta aksi anarkis tersebut tengah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mengumpulkan keterangan saksi.