BOJONEGORO - Sebuah truk molen bernomor polisi T.9249 DE menghantam antrean lima kendaraan di jalur Bojonegoro – Padangan, tepatnya di Desa Ngulanan, Kecamatan Dander, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa nahas ini terjadi saat arus lalu lintas sedang diberlakukan sistem buka-tutup akibat adanya proyek perbaikan jalan di lokasi tersebut.

​Benturan keras bermula ketika lima kendaraan dari arah barat tengah berhenti mengantre dengan tertib. Kendaraan tersebut meliputi Honda Brio nopol B 2031 SRA, Suzuki APV S1047 BP, Suzuki Ertiga F 1621 B, Toyota Calya B 1275 CZE, hingga sebuah truk tronton L 8305 UR, Namun secara tiba-tiba, truk molen yang dikemudikan oleh Moch Dwi Adi Wibowo meluncur dari arah belakang dan diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman.

" Dari keterangan awal dilokasi kejadian karena gagal pengereman oleh pada truk molen sehingga nabrak beruntun", ucap Kanit Gakkum Ipda Septian. Senin (30/3/2026).

Mobil Ayla rusak parah pada bodi belakang akibat laka beruntun di jalur Bojonegoro. Senin (30/3/2026) Foto : suarasatu.com

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, truk molen tersebut tidak mampu berhenti dan langsung menyapu barisan kendaraan di depannya secara beruntun. Hantaman truk molen ini mengakibatkan kerusakan pada bagian depan dan belakang keenam kendaraan yang terlibat.

​Meskipun melibatkan banyak kendaraan dalam satu rangkaian kecelakaan, perugas satlantas Polres Bojonegoro memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Seluruh pengemudi, mulai dari Sujianto, Ahmad Ismail Aly, Nuri Wahuda, Mohammad Adi Suntoro, hingga Sayuti Susanto, dilaporkan dalam kondisi selamat. Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp50 juta.

Petugas kepolisian telah berada di lokasi untuk mengatur kembali arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di area perbaikan jalan tersebut. (ain)