BOJONEGORO – Suasana bahagia hari raya Idul Fitri di jalur nasional Babat - Bojonegoro mendadak berubah mencekam setelah insiden kecelakaan adu banteng melibatkan dua unit mobil pribadi terjadi di Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.

Meski kedua kendaraan mengalami kerusakan parah hingga ringsek di bagian depan, beruntung seluruh penumpang dan pengemudi dilaporkan selamat dari maut.

​Peristiwa ini bermula ketika mobil Honda Jazz dengan nomor polisi S 1852 CC yang dikemudikan Suryono (42), warga Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, melaju bersama istri dan anaknya. Dari arah berlawanan, muncul Honda HRV bernopol L 999 IM yang dikemudikan seorang perempuan dengan beberapa orang penumpang. Benturan keras tak terhindarkan tepat di tengah jalan.

​Suryono, pengemudi Honda Jazz merah tersebut, mengakui adanya kelalaian sesaat sebelum tabrakan terjadi. Ia menyebut konsentrasinya terpecah ketika hendak menyalakan musik, yang menyebabkan kemudi mobilnya sedikit bergeser ke arah jalur lawan.

​"Mobil iki mau setir ngleyang sitik, kulo boten banther. Kulo alon alon. Nek banther yo wes bar, alhamdulillah selamet kabeh (Mobil ini tadi setirnya melayang/bergeser sedikit, saya tidak kencang. Saya pelan-pelan. Kalau kencang ya sudah selesai/habis, alhamdulillah selamat semua)," tutur Suryono di lokasi kejadian.

Petugas gabungan dari Polsek balen,Polantas,TNI Kodim 0813 bersama beberapa warga sekitar, bahu membahu bantu proses evakuasi bangkai mobil CRV . Foto suarasatu.com. Sabtu (21/3/2026).

​Akibat kecelakaan tersebut, Suryono mengalami nyeri pada tangan kiri, sementara ada penumpang di mobil CRV dilaporkan mengalami luka pada bagian wajah akibat benturan keras.

Tanpa menunggu lama, para korban dari mobil CRV langsung dievakuasi oleh anak Suryono menggunakan kendaraan lain menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

​"Tadi diantar anak saya mereka yang naik mobil HRV, infonya ke rumah sakit," tambah Suryono saat melihat proses evakuasi.

​Kondisi kedua mobil yang rusak parah dan berada tepat di tengah jalan sempat memicu kemacetan panjang di hari lebaran tersebut.

Petugas dari Polsek Balen dan Satlantas Polres Bojonegoro, dibantu warga serta anggota TNI Kodim yang kebetulan melintas, harus berjibaku bahu-membahu mendorong bangkai mobil agar bisa diangkut oleh truk derek.

​Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, menegaskan bahwa fokus utama petugas adalah mempercepat evakuasi agar arus lalu lintas kembali normal dan tidak mengganggu mobilisasi warga yang sedang merayakan Idulfitri.

​"Untuk sementara kita evakuasi dulu agar jalan tidak macet, karena kedua mobil ada di tengah jalan. Para korban dari dua mobil selamat semua," pungkas Ipda Septian di tengah proses evakuasi yang menutup total akses jalan nasional tersebut. (Ain)